DATA CONTOH — Seluruh nilai, skor, progres, dan bukti di halaman ini dibangkitkan untuk keperluan mockup. Lapangan belum berjalan. Daftar 215 unit kantor dan 188 butir checklist diambil dari RFI.

Bank Sumut

Mystery Shopper Bank Sumut

Penilaian Kualitas Layanan Unit Kantor 2026

Critical Touch Point

Butir dengan skor terendah secara nasional, beserta jumlah unit yang gagal dan tautan ke buktinya.

Critical Touch Point

17dari 186 butir

Ambang kritis

Skor di bawah 60 atau kegagalan di atas 40% unit

Skor < 60 · Persen gagal > 40%

Critical Touch Point

17 butir

Teks butir mengikuti RFI dan tetap dalam bahasa Indonesia

Nomor RFIbutirTouch pointSkorPersen gagal
2.8.f.2

Pengharum ruangan

Kondisi FisikPhysical Evidence

Toilet
34,5
Kritis
65,5%

211/322

2.8.f.5

Sabun

Kondisi FisikPhysical Evidence

Toilet
35,7
Kritis
64,3%

207/322

2.8.f.4

Tisu

Kondisi FisikPhysical Evidence

Toilet
36,3
Kritis
63,7%

205/322

2.4.b.4

Bagaimana kecepatan respons dan tindak lanjut Supervisi?

Catat waktu sejak permintaan bantuan disampaikan sampai Supervisi merespons, serta waktu penanganan sampai penyelesaian atau penerusan kepada pihak berwenang. Bandingkan dengan SLA Bank yang relevan apabila tersedia.

SkillProcessN/A 187

Supervisi
37,8
Kritis
62,2%

84/135

2.7.a.4

Apakah petugas menyampaikan salam dengan ramah dan jelas?

Menggunakan nada ramah, volume yang memadai, dan artikulasi yang jelas tanpa mengawali dengan kata “halo”. Tidak makan, minum, atau berbicara dengan orang lain selama menerima telepon.

Kecepatan Respons & Ucapan PembukaProcessN/A 70

Layanan Telepon
38,1
Kritis
61,9%

156/252

2.8.b.4

Pewangi ruangan

Kondisi FisikPhysical EvidenceN/A 11

Ruang ATM
40,2
Kritis
59,8%

186/311

2.8.e.4

Mesin hitung uang

Kondisi FisikPhysical Evidence

Banking Hall
45,0
Kritis
55,0%

177/322

2.2.a.7

Apakah Teller mengarahkan penilaian kepada Nasabah untuk mengisi penilaian pelayanan (melalui scan QR code)?

Teller harus mengarahkan nasabah untuk melakukan penilaian pelayanan.

SikapPeopleN/A 154

Teller
45,2
Kritis
54,8%

92/168

2.5.b.10

Bagaimana waktu respons dan penyelesaian layanan dinilai?

Catat waktu sejak permintaan disampaikan sampai petugas merespons dan sampai layanan selesai atau diteruskan. Bandingkan dengan SLA Bank sesuai jenis layanan apabila tersedia.

SkillProcessN/A 188

Back Office/AO/FSO
45,5
Kritis
54,5%

73/134

2.8.c.11

Door contact/motion sensor

Kondisi FisikPhysical Evidence

Banking Hall
45,7
Kritis
54,3%

175/322

2.1.a.6

Berapa kali CS menyebutkan nama nasabah selama melayani nasabah?

Minimal penyebutan nama nasabah sebanyak 3 (tiga) kali.

SikapPeople

Customer Service
46,9
Kritis
53,1%

171/322

2.6.b.5

Apakah kebutuhan dasar toilet tersedia?

Memastikan air, tisu toilet, dan sabun tersedia serta melakukan pengisian ulang ketika berkurang. Kekurangan persediaan atau gangguan air segera dilaporkan kepada penanggung jawab.

SkillProcess

Cleaning Service
47,2
Kritis
52,8%

170/322

2.1.a.15

Apakah CS mengarahkan Nasabah untuk mengisi penilaian yang ada pada Barcode Layanan (melalui scan QR code)?

CS harus mengarahkan Nasabah untuk melakukan penilaian layanan pada barcode yang tersedia

SikapPeople

Customer Service
47,5
Kritis
52,5%

169/322

2.8.a.5

CCTV arah parkiran

Kondisi FisikPhysical Evidence

Banking Hall
48,1
Kritis
51,9%

167/322

2.3.f.3

Pentungan/sangkur/pisau komando/pistol.

Kelengkapan AtributPeople

Satpam
48,4
Kritis
51,6%

166/322

2.7.a.1

Apakah telepon diangkat sebelum berdering tiga kali?

Telepon wajib diangkat sebelum dering ketiga, yaitu pada dering pertama atau kedua. Catat jumlah dering sampai petugas menjawab; apabila dering ketiga telah terdengar, standar kecepatan respons tidak terpenuhi.

Kecepatan Respons & Ucapan PembukaProcess

Layanan Telepon
48,4
Kritis
51,6%

166/322

2.2.a.4

Selama melayani nasabah, apakah Teller menggunakan nama nasabah?

Penyebutan nama nasabah minimal 3 kali selama bertransaksi.

SikapPeopleN/A 154

Teller
54,2
Kritis
45,8%

77/168

MarkPlusDisusun oleh MarkPlus Corp

Sumber: RFI Penilaian Mystery Shopper Bank Sumut V1, Oktober 2026

Dokumen kerja internal, bukan publikasi.